Gambar 1.   Prof. Dr. Ir. Muhammad Zainuri, M.Sc. (pemateri) tampak sedang menjelaskan materi kepada mahasiswa

Rabu, 04 September 2024 bertempat di Laboratorium Pengelolaan Sumberdaya Perikanan pada pukul 09.00-10.30 WIB berlangsung kegiatan pengembangan soft skill terkhusus bagi mahasiswa MBKM Riset dan KKNT. Mata kuliah pengembangan soft skill merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus ditempuh oleh mahasiswa MBKM Riset dan KKNT dengan beban SKS sebesar 2 SKS. Pelaksanaan kegiatan pengembangan soft skill diselenggarakan untuk menunjang kegiatan mahasiswa dalam penyusunan skripsi. Pada pertemuan pertama kegiatan pengembangan soft skill, topik pembahasan yang disampaikan yaitu mengenai identifikasi dan perumusa masalah dengan dosen pemateri yaitu Prof. Dr. Ir. Muhammad Zainuri, M.Sc.         

Hal pertama kali yang harus dilakukan oleh mahasiswa dalam mengidentifikasi suatu masalah yaitu menentukan masalah yang ada secara jelas dan spesifik yang meliputi pengumpulan data dan informasi yang relevan, serta memahami konteks masalah tersebut. Langkah kedua yaitu analisis masalah, mahasiswa harus mampu mengidentifikasi penyebab utama dari masalah dan faktor-faktor yang mempengaruhi. Langkah yang ketiga yaitu perumusan masalah, masalah harus dirumuskan secara sistematis dan jelas dalam bentuk pernyataan masalah. Pernyataan ini harus spesifik, terukur, dan mencerminkan akar masalah serta implikasinya. Langkah yang ke empat yaitu pentingnya klarifikasi, dimana diperlukan penekanan dan pengujian kembali masalah untuk memastikan bahwa perumusan yang dilakukan benar-benar mewakili isu yang sebenarnya dan dapat dipecahkan. Dan yang terakhir yaitu pengembangan solusi, setelah masalah dirumuskan dengan baik, mahasiswa harus mengembangkan solusi yang efektif berdasarkan pemahaman yang mendalam tentang masalah tersebut. Prof. Dr. Ir. Muhammad Zainuri, M.Sc. menyampaikan bahwa mahasiswa yang mengikuti kegiatan dosen diharapkan harus lebih kritis. Mahasiswa diharapkan mengetahui alasan mengapa topik atau judul riset tersebut diambil oleh dosen. Hal ini dikarenakan mahasiswa akan kesulitan mencari permasalahan dan tidak dapat memunculkan ide-ide apabila belum mengetahui dan memahami penelitiaan apa yang akan diambil

Leave a Comment